29 Jun 2016

Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2016/2017


Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan (Kaldik) Madrasah Tahun Pelajaran 2016/2017 telah dirilis. Seperti biasanya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah mengeluarkan pedoman penyusunan kalender pendidikan yang akan dijadikan pedoman oleh seluruh RA dan Madrasah (MI, MTs, MA) dalam menyusun Kaldik (kalender Pendidikan) Tahun Pelajaran 2016/2017 di satuan pendidikan masing-masing.

Acuan dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah tersebut berupa Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Nomor 1936 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2016/2017. Baca: Kalender Pendidikan tahun 2015/2016.

Dari pedoman ini, nantinya masing-masing RA/Madrasah dapat menyusun Kalender Pendidikan masing-masing.

Kalender pendidikan atau yang disingkat dengan kaldik (kadang disebut juga kalender akademik) merupakan pengaturan waktu kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran. Kaldik memuat tentang permulaan tahun pelajaran, jumlah minggu efektif  belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Di dalamnya juga memuat waktu pelaksaan Ulangan Tengah Semester, Ulangan Semester, Ulangan Kenaikan Kelas, Ujian Madrasah, Ujian Nasional (bagi MTs, MA, dan MAK), serta penyerahan Laporan Hasil Belajar. Bagi para pendidik, kalender pendidik juga memegang peran penting dalam menyusun Rencana Pembelajaran.

Tiap RA/Madrasah berhak untuk mengembangkan kalender Pendidikan masing-masing. namun harus tetap mengacu pada Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Madrasah yang telah ditetapkan oleh Kanwil Kemenag.

kaldik 2016


Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Madrasah Tahun 2016/2017


Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Madrasah Tahun 2016/2017 sebagaimana ditetapkan lewat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Nomor 1936 Tahun 2016 tersebut memuat beberapa pokok, yaitu:

  1. Ketentuan Umum 
  2. Persiapan Tahun Pelajaran 
  3. Permulaan Tahun Pelajaran, dimana Permulaan tahun pelajaran 2016/2017 adalah hari Senin tanggal 18 Juli 2016. 
  4. Waktu Pembejaran Efektif; dimana minggu efektif selama satu tahun bagi madrasah dibedakan atas: 
    1. Yang menggunakan Kurikulum 2006 antara 34 - 38 minggu 
    2. Yang menggunakan kurikulum 2013 anatara 36 - 40 minggu 
  5. Kegiatan Pembelajaran 
  6. Jeda tengah Semester; yang terdiri: 
    1. Jeda tengah semester gasal pada tanggal 26-29 September 2016 
    2. Jeda tengah semester genap pada tanggal 13-16 Maret 2017 
  7. Penilaian Hasil Belajar 
  8. Upacara Peringatan Hari Besar Nasional dan Hari Ulang Tahun Kementerian Agama 
  9. Hari Libur Madrasah; Baca : Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2017
  10. Penutup 
  11. Lampiran 
    1. Lampiran I; Kalender Pendidikan untuk RA dan MI 
    2. Lampiran II; Kalender Pendidikan untuk MTs 
    3. Lampiran III; Kalender Pendidikan untuk MA dan MAK 
    4. Lampiran IV; Awal tahun Pelajaran 2017/2018
kaldik RA MI 2016 2017

kaldik MTs 2016 2017

kaldik MA 2016 2017

Download Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2016/2017


Pedoman Kalender Pendidikan ini tersedia dalam bentuk file PDF yang terdiri atas 20 halaman. Satu halaman sampul, 1 halaman surat kepada Kepala kantor Kemenag Kab/Kota se Jawa tengah, dan sisanya adalah salinan Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Nomor 1936 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2016/2017, lengkap dengan lampiran-lampiran sebagai tersebut di atas.

Untuk mendownload Kalender Pendidikan tersebut, silakan klik DI SINI.

Demikianlah Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2016/2017 yang diharapkan bisa menjadi acuan bagi RA dan Madrasah dalam menyusun Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2016/2017.

Salam.



28 Jun 2016

9 Masjid Tertua di Indonesia


Di Indonesia dijumpai masjid-masjid tertua yang masih bisa dijumpai hingga kini. Beberapa masjid tertua di Indonesia tersebut telah berusia berabad-abad dan dibangun sejak abad ke-13 Masehi. Wajar, karena dari beberapa teori masuknya Islam ke Nusantara ada yang menyebutkan jika Islam dibawa masuk ke Indonesia oleh para pedagang muslim dari India, Persia, dan Arab sejak abad ke-13 M, bahkan ada yang menyebutkan sejak abad ke-7 M.

Dari sejarah masuknya agama Islam ke Nusantara tersebut, tidak mengherankan jika kemudian di Indonesia terdapat masjid-masjid tua yang telah berdiri selama beberapa abad lamanya.

Diantara masjid-masjid tertua di Indonesia, berikut ini 9 masjid paling tua di Indonesia.

1. Masjid Saka Tunggal Banyumas (1288)

Masjid Saka Tunggal Cikakak


Masjid Saka Tunggal Cikakak


Masjid Saka Tunggal terletak di desa Cikakak, kecamatan Wangon, kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Masjid yang didirikan pada tahun 1288 ini tercatat sebagai masjid paling tua di Indonesia. Masjid ini berdiri satu masa dengan kerajaan Singasari.

Nama resmi masjid ini adalah Masjid Saka Tunggal Baitussalam. Namun lebih populer sebagai Masjid Saka Tunggal. Nama ini dikarenakan masjid tertua ini hanya memiliki satu tiang penyangga.

Masjid Saka Tunggal didirikan oleh Kyai Mustolib, seorang tokoh penyiar agama Islam di daerah Cikakak.

2. Masjid Wapauwe Maluku Tengah (1414)

Masjid Wapauwe Maluku Tengah

Masjid Wapauwe Maluku Tengah


Masjid Wapauwe merupakan masjid tertua kedua di Indonesia, sekaligus masjid tertua di Maluku. Masjid yang terletak di desa Kaitetu, kecamatan Leihitu, kabupaten Maluku Tengah, Maluku telah berdiri sejak tahun 1414 M.

Bentuk inti masjid ini belum mengalami perubahan sejak pertama kali dibangun. bangunan induk berukuran 10 x 10 meter. Dindingnya menggunakan gaba-gaba (pelepah sagu yang kering) sedangkan atapnya pun tetap menggunkaan daun rumbia.

3. Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya (1421)

Masjid tertua ketiga di Indonesia sekaligus masjid tertua di Jawa Timur adalah Masjid Agung Sunan Ampel atau disebit juga Masjid Ampel. Masjid yang terletak di kelurahan Ampel, Surabaya, Jawa Timur dibangun oleh Sunan Ampel pada tahun 1421 M.

Masjid Agung Sunan Ampel

Masjid Agung Sunan Ampel


Masjid dengan ukuran 120 x 180 meter persegi ini memiliki campuran antara arsitektur Jawa kuno dan Arab Islami. Sunan Ampel pun dimakamkan di komplek masjid ini.

4. Masjid Agung Demak (1474)

Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak


Masjid tertua selanjutnya di Indonesia adalah Masjid Agung Demak. Masjid yang terletak di Kampung Kauman, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Masjid ini didirikan oleh Raden Patah, raja pertama dari Kesultanan Demak pada tahun 1474 M.

Di komplek masjid ini terdapat makam raja-raja Kesultanan Demak dan para abdinya.

5. Masjid Sultan Suriansyah Banjarmasin (1526)

Masjid Sultan Suriansyah Banjarmasin

Masjid Sultan Suriansyah Banjarmasin


Masjid tertua kelima di Indonesia adalah Masjid Sultan Suriansyah atau disebut juga Masjid Kuin. Masjid ini sekaligus menjadi masjid tertua di pulau Kalimantan. Masjid kuno ini dibangun oleh Sultan Suriansyah, Raja Banjar pertama yang memeluk agama Islam. Masjid ini terletak di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dinai juga sebagai Masjid Kuin karena terletak di tepi Sungai Kuin.

Masjid Sultan Suriansyah memiliki berarsitektur khas tradisional Banjar. Kontruksinya panggung dan beratap tumpang. Bagian mihrab masjid ini memiliki atap sendiri yang terpisah dengan bangunan induk.

6. Masjid Menara Kudus (1549)

Masjid Menara Kudus

Masjid Menara Kudus


Masjid tertua selanjutnya adalah Masjid Menara Kudus atau disebut juga sebagai Masjid Al Aqsa dan Masjid Al Manar. Masjid yang terletak di desa Kauman, kecamatan Kota, kabupaten Kudus, Jawa Tengah.ini dibangun oleh Sunan Kudus (Syekh Jafar Sodiq) pada tahun 1549 Masehi. Batu pertama dalam proses pembangunannya menggunakan batu Baitul Maqdis dari Palestina.

Masjid Menara Kudus merupakan perpaduan antara budaya Islam dengan budaya Hindu. Ini bisa dilihat dari keberadaan menara yang serupa bangunan candi. Menara ini yang kemudian menjadi ciri khas masjid ini. Ornamen bangunan hindu ini selain pada bentuk menara juga pada pintu-pintu gerbang baik di luar masjid maupun di dalam masjid.

Di belakang masjid ini terdapat komplek makam Sunan Kudus.

7. Masjid Agung Banten (1552)

Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten


Masjid Agung Banten adalah salah satu masjid tertua di nusantara. Didirikan oleh Sultan Maulana Hasanuddin, sultan pertama dari Kesultanan Banten, pada tahun 1552. Terletak di kelurahan Banten, kecamatan Kasemen, kab. Serang, Banten.

Keunikan masjid tertua di Banten ini adalah menaranya yang mirip mercusuar. Menara dengan tinggi 24 meter dan diameter bagian alas 10 meter ini dirancang oleh seorang arsitek Belanda bernama Hendick Lucasz Cardeel, bersama dengan pavilium tambahan yang berdiri di samping bangunan utama masjid. Arsitektur atap bangunan utama bertumpuk lima, mirip pagoda China, yang dirancang arsitek Cina yang bernama Tjek Ban Tjut.

8. Masjid Mantingan Jepara (1559)

Masjid Mantingan Jepara

Masjid Mantingan Jepara


Masjid Mantingan atau Masjid Sultan Hadlirin adalah masjid kuno dan bersejarah yang dibangun pada tahun 1559. Masjid ini terletak di di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Sebutan Masjid Sultan Hadlirin merujuk pada Sultan Hadlirin, Adipati Jepara, yang sekaligus merupakan suami dari Ratu Kalinyamat (Retno Kencono) putri Sultan Trenggono (sultan Kerajaan Demak).

Di dalam komplek masjid Mantingan terdapat komplek makam Sultan Hadlirin, Ratu Kalinyamat, dan lainnya.

9. Masjid Al-Hilal Katanga Gowa (1603)

Masjid Al-Hilal Katanga Gowa

Masjid Al-Hilal Katanga Gowa


Masjid Katangan atau Masjid Al Hilal adalah masih tertua di Sulawesi. Masjid yang terletak di kelurahan Katangka, kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini dibangun pada tahun 1603 oleh Sultan Alauddin I, Raja Gowa pertama yang memeluk islam.

Masjid ini berukuran 14,1 x 14,4 meter dengan bangunan tambahan berukuran 4,1 x 14,4 meter.

Itulah ke-9 masjid-masjid tertua di Indonesia. Yang meskipun telah berusia ratusan tahun namun tetap berdiri kokoh dan digunakan sebagai tempat beribadah.




24 Jun 2016

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2017


Pemerintah, melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Agama (Menag), dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) telah menetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2017. Jumlah Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama selama tahun 2017 sebanyak 19 hari.

Penetapan daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama setiap tahunnya menjadi hal penting dalam perencanaan kegiatan, termasuk di dunia pendidikan. Penetapan ini menjadi acuan utama dalam perencanaan program dan kegiatan belajar mengajar di sekolah selama satu tahun pelajaran, termasuk di MI Tarbiyatusy Syubban. Jika pada semester gasal Tahun Pelajaran 2016/2017 masih mengacu pada Daftar Hari Libur dan Cuti Bersama tahun 2016, maka pada semester genap Tahun pelajaran 2016/2017, gantian menggunakan hasil penetapan Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2017.

Dengan mengacu pada hasil penetapan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama ini madrasah dapat menyusun kalender pendidikan dengan tepat. Menentukan berapa banyak hari efektif yang bisa digunakan untuk melakukan pembelajaran. Dengan hari efektif tersebut, guru dapat menyusun rencana pembelajaran dengan tepat. hal ini juga terkait dengan pelaksanaan berbagai agenda pendidikan lainnya semisal pelaksanaan ulangan tengah semester, ulangan semester, ulangan kenaikan kelas, hingga ujian nasional dan ujian madrasah. Tentunya akan sangat mengganggu jika kemudian kegiatan-kegiatan tersebut bentrok dengan hari libur maupun cuti bersama.

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2016


Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani bersama oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Yuddy Chrisnandi, selama tahun 2017 terdapat 19 hari libur nasional dan cuti bersama yang terdiri atas 15 hari libur nasional, 3 hari cuti bersama Idul Fitri, dan 1 hari cuti bersama Natal.

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017
Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017


Sebagaimana Blog MI Tarbiyatusy Syubban sadur dari Situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (setkab.go.id), rincian hari libur bersama tahun 2017 adalah sebagai berikut:


  • 1 Januari (Minggu), Tahun Baru Masehi
  • 28 Januari (Sabtu), Tahun Baru Imlek 2568 Kongzili
  • 28 Maret (Selasa), Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939
  • 14 April (Jumat), Wafat Isa Al Masih
  • 24 April (Senin), Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
  • 1 Mei (Senin), Hari Buruh Internasional
  • 11 Mei (Kamis), Hari Raya Waisak 2561
  • 25 Mei (Kamis), Kenaikan Isa Al Masih
  • 25- 26 Juni (Minggu - Senin), Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah
  • 17 Agustus (Kamis), Hari Kemerdekaan Indonesia
  • 1 September (Jumat), Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah
  • 21 September (Kamis), Tahun Baru Islam 1439 Hijriah
  • 1 Desember (Jumat), Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 25 Desember (Senin), Hari Raya Natal

Sedangkan untuk cuti bersama selama tahun 2017 adalah sebagai berikut:


  • 23, 27-28 Juni (Sabtu, Selasa - Rabu), Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah
  • 26 Desember (Selasa), Hari Raya Natal

Itulah daftar ke-19 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama selama tahun 2017 yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Agama (Menag), dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB).

Download Siaran Pers Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia terkait Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017, di sini.

Referensi: Siaran Pers Nomor: 18/Humas PMK/IV/2016



22 May 2015

Kalender Pendidikan Tahun 2015/2016


Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2015/2016 telah disusun oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Kalender Pendidikan (Kaldik) 2015-2016 ini kemudian menjadi acuan bagi sekolah dan madrasah mulai dari tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA, serta SMK untuk menyusun kaldiknya masing-masing. Kalender Pendidikan adalah adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran. Di dalam kaldik tercakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar,waktu pembelajaran efektif dan hari libur.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah telah mengeluarkan SK Nomor 420/02584 tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2015/2016. Namun Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2015/2016 tersebut terdapat kekeliruan. Karena itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah kemudian mengeluarkan Keputusan Nomor 420/03004 tentang PERUBAHAN KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 420/02584 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016.

Perubahan yang terjadi antara lain terkait dengan hari pertama masuk sekolah yang semula dijadwalkan pada hari Senin tanggal 6 Juli 2015 diubah menjadi hari Kamis tanggal 9 Juli 2015.

Kalender Pendidikan 2015-2016


Adapun Kalender Pendidikan atau kaldik tahun pelajaran 2015/2016 Perubahan, sebagaimana diupload situs pdkjateng.go.id terdiri atas :

  1. Narasi SK Kadinas PPDB Edisi Perubahan
  2. Narasi SK Kadinas KALDIK Edisi Perubahan
  3. Lampiran SK Kadinas KALDIK Edisi Perubahan
  4. Lampiran SK Kadinas KALDIK Rekaphariefektif Edisi Perubahan
Secara singkat dan garis besar, uraian Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2015/2016 adalah sebagai berikut:

NO
TANGGAL, BULAN, TAHUN
URAIAN KEGIATAN
1
Tanggal 9-11 Juli 2015
Hari-hari Pertama Masuk Satuan Pendidikan (Kegiatan MOPD).
2
Tanggal 13-16 Juli 2015
Libur sebelum tanggal 1 Syawal 1436 H
3
Tanggal 17-18 Juli 2015
Libur Hari Raya Idul Fitri 1436 H (1 Syawal 1436 H)
4
Tanggal 20 -25 Juli 2015
Libur sesudah tanggal 1 Syawal 1436 H
5
Tanggal 17 Agustus 2015
Mengikuti Upacara HUT Kemerdekaan RI
6
Tanggal 24 September 2015
Libur Umum (Hari Raya Idul Adha 1436H)
7
Tanggal 1 Oktober 2015
Mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila
8
Tanggal 5-10Oktober 2015
Ulangan Tengah Semester
9
Tanggal 12-16 Oktober 2015
Kegiatan Jeda Semester Gasal
10
Tanggal 14 Oktober 2015
Libur Umum (Tahun Baru Hijriyah/1 Muharam 1437 H)
11
Tanggal 28 Oktober 2015
Mengikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda
12
Tanggal 10 November 2015
Mengikuti Upacara Peringatan
Hari Pahlawan
13
Tanggal 7-12 Desember 2015
Ulangan Akhir Semester Gasal
14
Tanggal 14-18 Desember 2015
Ulangan Susulan dan Persiapan Penyerahan Buku Laporan Hasil Belajar Semester Gasal
15
Tanggal 19 Desember 2015
Penyerahan Buku Laporan Hasil Belajar (BLHP) Semester Gasal
16
Tanggal 23 Desember 2015
Libur Umum (Peringatan Maulid Nabi SAW 1437 H)
17
Tanggal 25-26 Desember 2015
Libur Umum (Hari Raya Natal) dan cuti bersama
18
Tanggal 21 Desember 2014 -2 Januari 2016
Libur Akhir Semester Gasal
19
Tanggal 1 Januari 2016
Libur Umum (Tahun Baru Masehi 2016)
20
Tanggal 18 Februari 2016
Libur Umum (Tahun Baru Imlek 2565).
21
Tanggal 9 Maret 2016
Libur Umum (Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938)
22
Tanggal 7-12 Maret 2016
Ulangan Tengah Semester
23
Tanggal 14-17 Maret 2016
Kegiatan Jeda Semester Genap
24
Tanggal 25 Maret 2016
Libur Umum (Wafat Isa Al-Masih)
25
Tanggal 11-14 April 2016
Ujian Nasional SMA/MA (Utama)
26
Tanggal 18-21 April 2016
Ujian Nasional SMALB dan SMK/MAK (Susulan)
27
Sebelum tanggal 11 April 2016
Uji Kompetensi Keahlian SMK/ MAK (Praktik) selesai (paling lambat 1 bulan sebelum UN Utama)
28
Tanggal 18-21 April 2016
Ujian Nasional SMP/MTs/ SMPLB (Utama)
29
Tanggal 21 April 2016
Mengikuti Upacara Peringatan Hari Kartini
30
Tanggal 25-28 April 2016
Ujian Nasional SMP/MTs/ SMPLB (Susulan)
31
Tanggal 1 Mei 2016
Libur Umum (Hari Buruh Internasional)
32
Tanggal 2 Mei 2016
Mengikuti Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional
33
Tanggal 5 Mei 2016
Libur Umum (Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 H)
34
Tanggal 5 Mei 2016
Libur Umum (Kenaikan Isa Al Masih)
35
Tanggal 9-11 Mei 2016
Ujian Sekolah SD/MI/SDLB (Utama)
36
Tanggal 16-18 Mei 2016
Ujian Sekolah SD/MI/SDLB (Susulan)
37
Tanggal 20 Mei 2016
Mengikuti Upacara Hari Kebangkitan Nasional
38
Tanggal 23-25 Mei 2016
Ujian Mutu Tingkat Kompetensi (UMTK)/ Tes Kompetensi Dasar (TKD) untuk Sekolah Dasar
39
Tanggal 22 Mei 2016
Libur Umum (Hari Raya Waisak Tahun 2560)
40
Tanggal 6-11 Juni 2016
Ulangan Akhir Semester Genap/Kenaikan Kelas
41
Tanggal 13-17 Juni 2016
Persiapan Penyerahan Buku Laporan Hasil Belajar Semester Genap
42
Tanggal 18 Juni 2016
Penyerahan Buku Laporan Hasil Belajar Semester Genap
43
Tanggal 20 Juni- 2 Juli 2016
Libur Akhir semester Genap/Libur Akhir Tahun Pelajaran 2015/2016
44
Tanggal 27-30 Juni 2016
Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2016/2017
45
Tanggal 11 Juli 2016
Permulaan Tahun Pelajaran 2016/2017

Lebih lanjut mengenai Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2015/2016, silakan download di DI SINI

Dalam kalender pendidikan yang disusun oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, selain untuk lembaga pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan juga mencantumkan kalender pendidikan untuk RA dan Madrasah (MI, MTs, dan MA). Meskipun nantinya, Kanwil Kementerian Agama akan tetap mengeluarkan kalender pendidikan khusus untuk RA dan madrasah.


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes